Media Kolaka

Ekobis Lingkungan

PT Ceria Raih Proper Hijau Pertama, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Operasional Berkelanjut

Perwakilan manajemen PT Ceria Nugraha Indotama saat menerima sertifikat penghargaan Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa (28/4/2026).

Mediakolaka.com – Perusahaan tambang nikel PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria) kembali mencatatkan capaian positif dalam menjaga keseimbangan antara operasional bisnis dan pelestarian lingkungan. Memasuki kuartal I tahun 2026, Ceria berhasil meraih penghargaan Proper Hijau periode 2024–2025 untuk pertama kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Sebelumnya, Ceria juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara pada Februari 2026 atas keberhasilan mengekspor ribuan ton feronikel ke pasar Asia melalui Kendari New Port.

Direktur Utama Ceria, Abdul Haris Tatang, menyampaikan bahwa penghargaan Proper Hijau merupakan hasil kerja kolektif seluruh karyawan perusahaan. Ia mengungkapkan, selama enam tahun terakhir sejak 2018, Ceria secara konsisten meraih Proper Biru sebelum akhirnya naik peringkat ke Proper Hijau tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas penghargaan Proper Hijau ini. Ini merupakan yang pertama bagi Ceria setelah enam tahun terakhir menerima Proper Biru. Pencapaian ini adalah wujud nyata kerja bersama seluruh insan perusahaan dalam meningkatkan kinerja lingkungan,” ujar Tatang dalam keterangan resmi, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, Ceria terus meningkatkan standar kepatuhan lingkungan sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. Tidak hanya memenuhi regulasi, perusahaan juga aktif mengembangkan inovasi, mulai dari efisiensi energi untuk menekan emisi, pengelolaan limbah berkelanjutan, hingga pelestarian keanekaragaman hayati.

Perluas Akses S2 Kriminologi, FH Unsultra Resmi Resmikan Kerja Sama Pascasarjana Unhas

Tatang menegaskan, capaian Proper Hijau bukan menjadi titik akhir. Manajemen menargetkan peningkatan kinerja agar dapat meraih Proper Emas di masa mendatang.

“Ke depan, kami berharap seluruh insan Ceria terus meningkatkan kinerja beyond compliance melalui inovasi berkelanjutan, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, penggunaan energi bersih, serta tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di seluruh lini operasional, khususnya di area pertambangan. Menurutnya, keselamatan pekerja harus tetap menjadi prioritas utama meskipun peringatan bulan K3 telah berlalu.

“Seluruh insan Ceria harus terus menerapkan standar K3 dan good mining practice guna membangun ekosistem keselamatan pertambangan nasional yang profesional, andal, dan kolaboratif,” pungkasnya.

Perluas Jejaring Mutu Kampus, UNSULTRA dan UNY Resmi Teken MoU Pengembangan SDM Pendidikan
× Advertisement
× Advertisement